Penguatan Budaya Literasi dan Numerasi di Sekolah melalui Program 15 Menit Sebelum KBM di SMA Negeri 1 Fatuleu
Penulis: Omi Mariantu Tanaos
Tanggal: 15 Februari 2026
Slogan Sekolah: “Cerdas, Berkarakter, dan Berdaya Saing”
Kegiatan literasi dan numerasi merupakan salah satu program prioritas pendidikan di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang digagas pemerintah daerah sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan serta kemampuan dasar peserta didik. Program ini menjadi perhatian serius karena kemampuan membaca, menulis, dan berhitung merupakan fondasi penting dalam keberhasilan proses pembelajaran di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah provinsi tersebut, SMA Negeri 1 Fatuleu di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur melaksanakan kegiatan literasi dan numerasi secara rutin setiap hari. Kegiatan ini dilaksanakan selama 15 menit sebelum Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dimulai.
Kegiatan Literasi
Pada kegiatan literasi, seluruh murid diwajibkan membaca buku nonfiksi yang telah mereka pilih. Setelah membaca, murid menuliskan kembali hal-hal penting dari halaman yang telah dibaca. Kegiatan ini bertujuan melatih kemampuan memahami isi bacaan serta menuangkan kembali informasi dalam bentuk tulisan.
Apabila murid telah menyelesaikan seluruh isi buku, mereka diminta membuat resume atau rangkuman lengkap dari buku tersebut. Melalui proses ini, murid tidak hanya membaca, tetapi juga belajar menganalisis, menyimpulkan, serta menyampaikan kembali gagasan utama dari bahan bacaan.
Kegiatan Numerasi
Setelah menyelesaikan literasi, murid melanjutkan ke kegiatan numerasi atau berhitung.
Hari Pertama
Kegiatan numerasi diawali dengan latihan penjumlahan dan pengurangan empat angka. Tantangan terbesar muncul pada operasi pengurangan dengan teknik meminjam, khususnya ketika angka pengurang lebih kompleks, misalnya:
- 4105 – 2956
- 3400 – 1501
Sebagian murid masih mengalami kesulitan menentukan langkah peminjaman yang tepat sehingga jawaban yang diperoleh belum benar.
Hari Kedua
Murid yang sudah mampu mengerjakan soal dengan benar diminta maju ke depan kelas untuk menuliskan cara penyelesaian di papan tulis. Mereka juga menjelaskan langkah-langkah pengerjaan kepada teman-temannya yang belum paham. Kegiatan tutor sebaya ini didampingi wali kelas dan guru pendamping agar penjelasan tetap terarah dan mudah
dipahami.
Setelah sesi penjelasan, guru memberikan beberapa soal latihan dengan tipe yang sama untuk dikerjakan seluruh murid sebagai penguatan pemahaman.
Hari-hari Berikutnya
Berdasarkan hasil evaluasi, murid yang sudah mahir kembali dilibatkan untuk membimbing teman yang masih mengalami kesulitan. Pendampingan dilakukan secara berkelanjutan sampai semua murid benar-benar memahami konsep yang diajarkan.
Apabila seluruh murid telah mampu mengerjakan soal dengan baik, maka materi numerasi dilanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi, yakni penjumlahan dan pengurangan dengan angka yang lebih besar dan lebih kompleks.
Manfaat Kegiatan
Pelaksanaan literasi dan numerasi ini memberikan banyak manfaat, antara lain:
- Meningkatkan minat baca murid melalui kebiasaan membaca setiap hari.
- Melatih kemampuan memahami dan merangkum informasi dari buku yang dibaca.
- Menguatkan kemampuan dasar berhitung sebagai bekal pembelajaran matematika.
- Menumbuhkan rasa percaya diri melalui kegiatan tutor sebaya.
- Membangun budaya belajar kolaboratif antar murid.
- Membantu guru memetakan kemampuan murid secara lebih terarah.
Harapan Sekolah
Melalui kegiatan ini, sekolah berharap budaya literasi dan numerasi tidak hanya menjadi program sesaat, tetapi menjadi kebiasaan positif yang melekat pada diri murid. Diharapkan pula kemampuan membaca, menulis, dan berhitung murid terus meningkat sehingga berdampak pada prestasi akademik maupun kemampuan berpikir kritis.
Sekolah juga berharap program ini mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan, sejalan dengan semangat peningkatan mutu pendidikan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Dok: by tim dokumentasi SMANSAFAT
Link foto kegiatan Numerasi: https://drive.google.com/drive/folders/18Q6oIrtXTd2UghXbqKLOY5g7lnGrvk7Y?usp=sharing
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
"Pembinaan Karakter Siswa Melalui Kegiatan Membersihkan Lahan dan Penanaman Ubi Ungu' SMA Negeri 1 Fatuleu, Kabupaten Kupang – NTT
Kamis, 12 Februari 2026, SMA Negeri 1 Fatuleu Kabupaten Kupang NTT melaksanakan kegiatan pembinaan siswa melalui kerja nyata membersihkan lahan dan menanam tanaman di lingkungan sekolah
“Bekal Sehat dari Rumah, Energi Hebat di Sekolah!”
SMA Negeri 1 Fatuleu, Kabupaten Kupang – NTT Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan generasi sehat dan berkarakter melalui Gerakan 7 Kebiasaa
Perancangan Visi dan Misi Sekolah
Dalam In House Training (IHT) hari Kedua yang berlangsung pada Kamis, 15/01/2026. Kepala Sekolah bersama para Guru dan Pegawai mencoba membentuk kelompok dan membahas Visi dan Misi yang
“Wakasek Kurikulm Pimpin Panen Perdana Mentimun di SMANSAFAT”
Oelmasi, 21 November 2025 , suasana ceria menyelimuti lahan potensi lokal milik Kelas X D SMA N1 Fatuleu kab.Kupang, NTT. Wakasek Kurikulum, Ester Liu S.Pd, terlihat melakukan panen &
PANEN PERDANA POTENSI LOKAL SMANSAFAT MERIAHKAN PERTEMUAN MKKS KABUPATEN KUPANG
Oelmasi,NTT – SMA Negeri 1 Fatuleu (SMANSAFAT) menjadi tuan rumah kegiatan pertemuan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA, SMK/SLB se-Kabupaten Kupang pada hari ini, Rabu, 1
Kelas XII B SMAN 1 Fatuleu Panen Kedua Sayur Kangkung Organik
Seluruh siswa kelas XII B di SMAN 1 Fatuleu didampingi wali kelas melaksanakan panen kedua sayur kangkung organik yang ditanam di bedeng kebun kelas. Kegiatan panen yang dilaksanakan p
Guru Hebat
Tak pernah terbayang Dapat bertemu denganmuGuru hebat berhati malaikat Bukan siapa-siapaHanya orang asing Yang selalu ada saatku patah harapan Terpendam sejuta kataTak bisa kuucapAku
Ambrosius Pan: SMAN 1 Fatuleu Ada Karena Dukungan Masyarakat, Terapkan Manajemen Partisipatif
Saat Awal Pendirian, Sempat Gelar KBM di Bawah Pohon SMAN 1 Fatuleu di Kuimasi, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang didirikan pada tahun 2006. Saat itu, karena belum memiliki ruang kel
Cara Belajar yang Efektiv dan Efisien
Belajar pagi para siswa hingga mahasiswa adalah sebuah kewajiban sebagaimana predikatnya sebagai pelajar. Pelajar yang baik tentunya harus belajar yang baik, belajar yang baik adalah be
P5 Bertema Kewirausahaan di SMAN 1 Fatuleu dimulai, Minyak Kelapa Buatan Murid Laris Terjual
Sejumlah 282 murid kelas X dari 8 kelas di SMAN 1 Fatuleu, Kabupaten Kupang mulai melaksanakan kegiatan bertema kewirausahaan berupa pembuatan minyak kelapa sebagai bagian dari Proyek P
